Tuhan Sembilan Senti

Mungkin Anda pernah naik kendaraan umum seperti angkot dan kereta dan kesal dengan perilaku beberapa penumpang yang yang tidak bertanggungjawab. Saya sering mengalami hal tersebut ketika menaiki kereta dalam perjalanan Bandung -Surabaya. Padahal kereta yang saya naiki itu adalah kelas bisnis. Sebelumnya saya sempat mengira bahwa kereta bisnis akan terbebas dari asap rokok. Tetapi penilaian saya ternyata salah. Walaupun tidak begitu sering, perilaku tersebut sungguh mengganggu kenyamanan seluruh penumpang. Saya sampai tidak habis pikir bagaimana bisa penumpang yang merokok tersebut tidak memikirkan para penumpang lainnya yang tidak hanya orang-orang dewasa tetapi juga terdapat anak kecil maupun balita. Saya yakin Anda pernah mengalami ketidaknyamanan yang pernah saya alami tersebut baik di dalam kereta maupun angkutan umum lainnya.

Tampaknya peringatan yang terdapat pada setiap bungkus rokok yang berbunyi “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin” sudah tidak mempan lagi. Mungkin akan lebih baik bila pada setiap bungkus rokok ditampilkan gambar paru-paru yang menghitam milik para pecandu rokok. Ya para pecandu rokok seolah-olah sudah lupa atau mungkin sudah tidak peduli lagi dengan kesehatan tubuhnya demi kenikmatan sesaat yang diperolehnya. Anugerah Tuhan yang berupa tubuh dan badan yang sehat tidak mereka syukuri malah mereka rusak dengan memasukkan zat-zat berbahaya yang merusak paru-paru mereka. Continue reading

Advertisements