Buku Bagus yang Saya Baca di 2015

booksspeced

Saya setuju pada pendapat bahwa informasi mengenai buku bagus harus disebarluaskan. Budaya literasi perlu ditumbuh kembangkan, terutama karena minat baca masih rendah di Indonesia. Tahun lalu saya membaca sekitar 43 buku. Sebagian besar dari buku-buku itu merupakan karya fiksi, hal yang menyebabkan hanya dua buku nonfiksi bercokol dalam daftar ini.

Tulisan ini juga sebagai pengingat diri untuk selalu mencari dan membaca buku-buku bagus. Bacaan fiksi membuat imajinasi berkembang, bacaan nonfiksi mempertajam daya nalar. Urutan ketigabelas buku ini disusun secara alfabetis. Continue reading

Review: And Then There Were None (Lalu Semuanya Lenyap)

cover

 

SEPULUH orang dengan latar belakang yang berbeda-beda diundang ke suatu pulau terpencil oleh seseorang yang tak dikenal. Masing-masing dari mereka menyimpan sebuah rahasia. Mereka mengira akan menjalani liburan musim panas yang indah. Namun keadaan berubah mencekam saat seseorang terbunuh. Satu demi satu. Seperti sajak anak Negro.

Pulau terpencil, rumah besar, dan tiap orang yang menyimpan rahasia adalah unsur yang membuat premis cerita ini begitu menarik. Hal yang membuat And Then There Were None berbeda dengan novel-novel Agatha Christie yang lain adalah suasana tegang dan hidup langsung terasa mulai halaman pertama. Alur yang cepat membuat setiap lembar halaman juga cepat berganti. Dan seiring cerita bergulir tingkat ketegangan terus meningkat. Continue reading