Gerak Jalan Mojokerto – Surabaya

103152_492923_gerak_jalan

Courtesy: Dispen Koarmatim

Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto – Surabaya (GJP Mojosuro) merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun untuk memperingati hari Pahlawan. Kegiatan yang digelar Dispora Pemprov Jawa Timur ini biasanya mengambil lokasi start di Alun-alun Mojokerto. Namun untuk tahun ini lokasi start berpindah ke Lapangan Surodinawan, Mojokerto. Sedangkan lokasi finish berada di Tugu Pahlawan, Surabaya. Tahun ini GJP Mojosuro menempuh jarak 56 kilometer.

Akhir September, saya mendapat informasi akan diadakannya event tahunan ini. Karena penasaran dan tertarik dengan gerak jalan ini, akhirnya saya mendaftarkan diri dua minggu sebelum tanggal pelaksanaan. Hari H pun tiba. Pagi harinya saya sempat long run sejauh 22 km. Perjalanan dari rumah di Surabaya timur menuju lokasi start sendiri butuh waktu hampir 2,5 jam. Mendekati lokasi start, jalanan menjadi macet karena banyaknya kendaraan pengangkut peserta memadati jalan.

Start dimulai pukul 16.15 setelah sambutan dari Gubernur. Peserta perseorangan bergerak terlebih dahulu, kemudian disusul peserta beregu. Banyak peserta memakai kostum unik untuk menarik perhatian warga. Sepanjang rute perjalanan warga sekitar berkerumun di pinggir jalan untuk menonton. Ada 2 pos yang harus dilewati peserta gerak jalan. Pos 1 di Pasar Krian, sedangkan Pos 2 berada di Sepanjang.

Walaupun hanya gerak jalan, namun dengan jarak lebih dari 50 km membuat kedua kaki sangat capek. Rupanya long run pagi sebelumnya membuat kaki cukup lelah. Pukul 9 malam saya baru tiba di Pos 1. Banyaknya warga yang menonton membuat lebih bersemangat mencapai pos selanjutnya. Di sepanjang rute perjalanan banyak minimarket bertebaran jadi tidak perlu khawatir bila stok air menipis. Saya sempat rehat sebentar di minimarket dan masjid untuk beli minuman dan makanan, sholat sekaligus mengistirahatkan kaki sejenak.

Bila berkeinginan berjalan kaki dari awal sampai finish di Tugu Pahlawan, harus tetap fokus dan sabar karena banyak sekali peserta baik perorangan maupun beregu yang nggandol kendaraan. Sampai di Pos 2 mendekati jam 1 pagi. Karena haus dan lapar, saya mampir di sebuah warung membeli makanan dan minuman. Setelah Pos 2 suasana jalan sudah sepi, tidak ada warga yang berkumpul di pinggir jalan. Memasuki wilayah Karang Pilang hampir tidak terlihat peserta yang berjalan kaki. Saya paksakan berjalan selangkah demi selangkah.

Kemudian masuk wilayah Gunungsari. Di sini suasananya lebih baik karena lampu lebih terang dan lebih familiar. Mendekati Terminal Joyoboyo saya bertemu dua peserta lain yang juga berjalan kaki. Akhirnya kami jalan bareng sampai Jalan Diponegoro. Karena teman barengan yang sudah sepuh mengajak untuk naik ‘truk penyapu ranjau’, akhirnya langkah kaki saya terhenti di kilometer 48. Kurang sekitar empat kilometer dari lokasi finish.

Sampai lokasi finish di sebelah timur Tugu Pahlawan mendekati pukul setengah lima pagi. Suasananya sudah tidak ramai karena sebagian besar peserta sudah meninggalkan lokasi. Alhamdulillah, kesampaian juga mengikuti gerak jalan yang cukup mashyur ini walaupun empat kilometer terakhir harus naik truk hehe…

Ada beberapa kritikan untuk pelaksanaan kegiatan gerak jalan ini. Pertama, di sepanjang rute perjalanan berserakan sampah yang dibuang peserta. Seharusnya panitia menyebar kantong-kantong plastik besar di sepanjang rute untuk meminimalisasi hal tersebut. Dua, panitia hanya menyediakan sedikit minuman untuk para peserta. Tiga, beberapa kelompok peserta beregu menggunakan kata dan kalimat tidak pantas dalam yel-yel mereka.

Semoga beberapa kekurangan pada penyelenggaraan tahun ini dapat diperbaiki sehingga tidak terjadi kembali tahun depan. Bila tertarik mengikuti kegiatan ini, persiapkan diri mulai bulan Oktober karena biasanya pendaftaran dimulai sebulan sebelum event berlangsung.

Berikut ini beberapa tips mengikuti GJP Mojosuro:

  • bila tidak rutin berolahraga, lakukan persiapan fisik tiga minggu sebelum hari pelaksanaan dengan lari 2-3 kali per minggu
  • sehari sebelum sampai waktu pelaksanaan sebaiknya tidak melakukan aktifitas berat untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit
  • tidak membawa banyak barang yang tidak diperlukan
  • memakai sepatu yang ringan dan nyaman
  • memakai pakaian yang nyaman
  • bawa uang untuk membeli minuman
  • sebelum berangkat makan terlebih dahulu
  • berangkat lebih awal ke lokasi start
  • bila lelah dapat beristirahat sejenak, namun jangan terlalu lama karena membuang banyak waktu serta kaki menjadi makin berat untuk melangkah
  • ajak teman ikut serta akan lebih baik

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s