Mengunjungi Museum Geologi Bandung

Tampak Depan (this photo from Google)

Hari Rabu kemarin (10/11) saya berkesempatan mengunjungi Museum Geologi. Tidak adanya jadwal kuliah membuat saya dapat berkunjung ke museum yang beralamat di jalan Diponegoro dan terletak tak jauh dengan Gedung Sate ini. Masuk museum ini gratis, waktu itu. 

Saya lalu menuju ruangan di sebelah timur yaitu ruangan Sejarah Kehidupan. Ruangan ini berisi fosil-fosil manusia pra-sejarah dan binatang purba yang telah punah jutaan tahun yang lalu. Objek paling menarik di ruangan ini adalah replika fosil dari Tyrannosaurus Rex Osborn alias T-Rex. Seperti yang Anda ketahui T-Rex merupakan dinosaurus pemakan daging paling buas dan kejam. Melihat replikanya aja udah agak serem, gimana kalo T-Rex beneran ya..😉  T-Rex sendiri  mempunyai tinggi 6,5 meter, panjang 14 meter, dan berat 8 ton. Juga terdapat fosil tengkorak manusia dari zaman manusia pra-sejarah sampai homo sapiens lengkap dengan sejarahnya.

T-Rex

Kerbau Purba

Tengkorak Homo Sapiens

Suasana Museum

Suasana museum ramai dengan kehadiran anak-anak SD yang datang berkunjung. Para siswa SD tersebut tampak asyik melihat-lihat fosil-fosil hewan purba. Ketika saya berkunjung hanya terlihat beberapa pengunjung dewasa.

Setelah puas menjelajahi ruangan Sejarah Kehidupan, saya beralih ke ruangan Geologi Indonesia, masih di lantai 1. Ruangan Geologi Indonesia berisikan informasi tentang kekayaan alam Indonesia, sejarah geologi Indonesia, dan gunung-gunung berapi di Indonesia. Di ruangan ini, selain terdapat maket dan panel informasi, dipamerkan batuan hasil tumbukan meteorit dan berbagai mineral yang ditemukan di Indonesia.

Informasi gunung berapi ditempatkan pada ruang tersendiri di ujung ruangan utama. Ruang tersebut berisikan sejarah gunung berapi di Indonesia, maket gunung Bromo – Semeru, dan contoh batuan hasil kegiatan gunung berapi. Ternyata, Indonesia memegang beberapa rekor gunung api di dunia seperti letusan Gunung Tambora (Sumbawa) tahun 1815 merupakan letusan gunung berapi terbesar di dunia. Selain itu, Danau Toba yang terjadi akibat letusan gunung berapi merupakan kaldera terluas di dunia dengan panjang 100 km dan lebar 31 km.

Kemudian saya menuju lantai 2 yang merupakan ruangan Geologi untuk Kehidupan Manusia. Di sini, terdapat maket tambang terbuka dan bawah tanah Grassberg di Papua serta maket lapangan migas dan rig offshore. Beberapa ruangan kecil di sebelah timur menyajikan informasi tentang kegunaan geologi bagi kehidupan manusia.

Batuan Meteorit

Kristal Kuarsa

Berkunjung ke museum ini serasa menjelajahi ruang dan waktu kembali ke masa jutaan tahun yang lalu. Masa ketika dinosaurus yang hanya bisa kita bayangkan lewat film Jurassic Park masih hidup dan punah begitu saja akibat meteorit yang jatuh ke bumi. Berkunjung ke museum adalah kegiatan yang cukup menarik karena kita bisa mengetahui  sejarah manusia di masa lalu. Oh ya, Museum Geologi ini buka setiap hari kecuali pada hari Jum’at dan hari libur nasional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s