Piala Maya, Apresiasi Nyata untuk Film Indonesia

Standard

Tagar Piala Maya

Sebuah karya seni sangat perlu untuk diapresiasi. Sebuah apresiasi akan menjadikan pekerja seni  terpacu untuk berkarya lebih baik. Dalam bidang perfilman, ajang apresiasi karya anak negeri telah lama digelar dengan nama Piala Citra atau sekarang dikenal juga dengan nama Festival Film Indonesia (FFI). Selain FFI, tahun ini juga pertama kalinya diadakan Apresiasi Film Indonesia (AFI) yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tentunya semakin banyak ajang apresiasi maka semakin baik dalam menumbuhkan semangat persaingan sehat dalam menciptakan karya-karya terbaik ke depannya.

Akun twitter @FILM_Indonesia sebagai media apresiasi karya cipta film Indonesia yang berkualitas, selama ini telah menjadi media penyampai apresiasi dan sebagai perlintasan ungkapan testimoni dari penonton kepada sineas Indonesia melalui dunia maya (online) sejak 26 Desember 2009. Apresiasi yang disampaikan dari dunia maya inilah yang akan diwujudkan dalam bentuk acara nyata melalui sebuah ajang malam penghargaan tahunan untuk film terkini. Apresiasi tersebut bernama Piala Maya, dengan semangat dari jagad maya ke dunia nyata. Piala Maya merupakan ajang apresiasi independen dan bebas dari kepentingan-kepentingan pihak tertentu. Khusus untuk informasi terbaru acara ini, dapat mengikuti linimasa akun twitter @PialaMaya. Secara keseluruhan, acara ini juga bertujuan untuk mendukung program ekonomi kreatif di Indonesia, dan khususnya mendukung tumbuh industri perfilman Indonesia yang tengah giat mencari jati diri dan membentuk karakter. 

 

MEKANISME PENJURIAN

  • Film-film Indonesia yang diseleksi beredar pada kurun waktu Desember 2011 – November 2012, diseleksi dengan 2 tahap periode. Film yang beredar Desember 2011 – Juli 2012, masuk ke dalam Seleksi Periode 1, film yang beredar Agustus 2012 – November 2012 masuk ke dalam Seleksi Periode 2.
  • Tahap seleksi dan penetapan Kandidat Nominasi dilakukan oleh Komite Seleksi yang terdiri dari 16 orang kritikus dan pemerhati film Indonesia.
  • Film-film yang telah diamati dan dinyatakan lolos seleksi ke tahap penjurian, kemudian ditetapkan kandidat nominasi untuk setiap kategorinya.
  • Selanjutnya tahap penjurian dilakukan oleh 100 orang Komite Pemilih yang telah dibagi ke dalam bidang-bidang penjurian.
  • Kandidat nominasi  untuk periode 1 dan periode 2, kemudian disaring kembali menjadi 5 nominee untuk setiap kategorinya.
  • 100 orang Komite Pemilih menilai 5 nominee untuk setiap kategori yang menjadi bidangnya masing-masing.
  • Hanya ada 5 nominee untuk setiap kategori (tidak kurang/lebih) dan hanya ada 1 Pemenang (tidak ada pemenang ganda).

Seratus  orang Komite Pemilih terdiri dari berbagai kalangan profesi yang mempunyai semangat yang sama yaitu sebagai pencinta film Indonesia. Beragam profesi Komite Pemilih diantaranya adalah: sineas, jurnalis film, praktisi periklanan, media, kritikus film, akademisi, penyiar radio, movie reviewer, blogger, fashion designer, ilustrator, pelaku seni, penulis, mahasiswa perfilman, perwakilan komunitas film dan lain-lain.

DAFTAR NOMINASI

Film Fiksi Panjang :

  1. ARISAN! 2 (Nia Dinata / Kalyana Shira Film, Add Word Prod, Ezy Prod, MRA Media)
  2. CITA-CITAKU SETINGGI TANAH (Eugene Panji / Humanplus Production)
  3. LOVELY MAN (Teddy Soeriaatmadja / Karuna Pictures)
  4. MATA TERTUTUP (Garin Nugroho / Maarif Institute)
  5. POSTCARDS FROM THE ZOO (Edwin / Babibuta Film & Pallas Film)
  6. RAYYA, CAHAYA DI ATAS CAHAYA (Viva Westi / Picklock Production)
  7. TANAH SURGA, KATANYA… (Herwin Novianto / Citra Sinema dan Brajamusti Film)
  8. THE RAID (Gareth Evans / XYZ Film & Merantau Film)

 

Film Omnibus :

  1. HI5TERIA (Andriyanto Dewo, Chairun Nissa, Billy Christian, Harvan A / Upi Production dan Starvision)
  2. JAKARTA HATI (Salman Aristo / 13 Entertainment)
  3. KITA VS KORUPSI (Emil Heradi, Chairun Nissa, Ine Febriyanti, Lasja F Susatyo / Cangkir Kopi, TII, KPK, MSI)
  4. PARTS OF THE HEART (Paul Agusta / Kinekuma Pictures)
  5. SANUBARI JAKARTA (Lola Amaria, Andriyanto Dewo, Aline Jusria, Billy Christian, Dinda Kanya Dewi, Sim F, Tika Pramesti, Kirana Larasati, Alfrits John Roberts, Fira Sofiana / Kresna Duta Foundation, Ardhanary Institute, Ford Foundation)
  6. SINEMA PURNAMA (Andra Fembrianto, Ray Nayoan, Radian Kanugroho, PAndu Birantoro / Studio DG dan Imageranium Entertainment)

 

Film Fiksi Pendek :

  1. ALEGORI (Albert Koto)
  2. ANAK KANAL (Narindro Aryo Hutomo)
  3. BUANG (Andri Cung & William Chandra)
  4. GARIS BAWAH (Ray Farandy Pakpahan)
  5. GENDING TENGAH MALAM (Dedy Syah Putra)
  6. KEKAL (Dom Dharmo)
  7. SHELTER (Ismail Basbeth)
  8. UNDEADRIOT (M Faris Rafiuddinsyah)

 

Film Dokumenter :

  1. BURUH SENI (Eden Junjung)
  2. CERITA DARI TAPAL BATAS (Wisnu Adi)
  3. JAKARTARCK (Ari Rusyadi)
  4. MERAJUT BAMBU SERIBU CANDI UNTUK KEMANUSIAAN (Cupu Dalang)
  5. NEGERI DI BAWAH KABUT (Shalahudin Siregar)
  6. PERMATA DI TENGAH DANAU (Andi Hutagalung)
  7. PERSONA (George Arif)

 

Film Animasi :

  1. 1 LANGKAH (Tika Hilda Wahyu)
  2. BLACK JOURNEY (Astu Prasidya)
  3. CULOBOYO MEKITIK (Cak Ikin)
  4. KERIPIK SUKUN MBOK DARMI (Heri Kurniawan)
  5. KITIK (Ardhira Anugerah Putra)
  6. KRAYON (Shela HP)
  7. MITOS ??? (Sena D Adimasjati)

 

Film Daerah :

  1. MANIWAK (Ipong Wijaya – PAPUA)
  2. MENEMBUS LORONG BADAK (Darwin Mahesa – BANTEN)
  3. PEREMPUAN SASAK TERAKHIR (Sandi Amaq Rinjani – LOMBOK)

 

Penulisan Kritik Film :

  1. LOVELY MAN ” Hubungan Absurd Ayah dan Anak ” (Penulis : Krisna M Putra)
  2. JAKARTA HATI ” Warna-warni Wajah Jakarta ” (Penulis : Taufiqur Rizal)
  3. ATAMBUA 39 DERAJAT CELCIUS ” Menonton Budaya Menengok Sejarah Menilik Nasionalisme” (Penulis: Krisna M Putra)
  4. MALAIKAT TANPA SAYAP (Penulis : Arief Kurnia)
  5. ARISAN! 2 “Potret (Impian) Kehidupan Sosial Modern” (Penulis: Imam Santoso)

 

Penyutradaraan:

  1. Eugene Panji (Cita-citaku Setinggi Tanah)
  2. Garin Nugroho (Mata Tertutup)
  3. Gareth Evans (The Raid)
  4. Teddy Soeriaatmadja (Lovely Man)
  5. Viva Westi (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)

 

Aktor Pemeran Utama :

  1. Donny Damara (Lovely Man)
  2. Nicholas Saputra (Postcards From The Zoo)
  3. Reza Rahadian (Test Pack)
  4. Roy Marten (Dilema)
  5. Tio Pakusadewo (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)

 

Aktor (Film Omnibus) :

  1. Daud Sumolang (Parts Of The Heart)
  2. Dwi Sasono (Jakarta Hati – “Hadiah”)
  3. Gia Partawinata (Sanubari Jakarta – “Kentang”)
  4. Tim Matindas (Sinema Purnama – “Kiosk”)
  5. Tora Sudiro (Kita Vs Korupsi “Selamat Siang Risa!”)

 

Aktor Pemeran Pembantu :

  1. Butet Kertaredjasa (Soegija)
  2. Fuad Idris (Tanah Surga, Katanya…)
  3. Ramon Y Tungka (Cinta Di Saku Celana)
  4. Ray Sahetapy (The Raid)
  5. Rio Dewanto (Arisan! 2)

 

Aktris Pemeran Utama :

  1. Acha Septriasa (Test Pack)
  2. Atiqah Hasiholan (Hello Goodbye)
  3. Jajang C Noer (Mata Tertutup)
  4. Nani Widjaya (Ummi Aminah)
  5. Raihaanun Soeriaatmadja (Lovely Man)

 

Aktris (Film Omnibus) :

  1. Dominique A Diyose (Kita Vs Korupsi “Selamat Siang, Risa!”)
  2. Gesata Stella (Sanubari Jakarta – “Pembalut”)
  3. Luna Maya (Hi5teria – “Kotak Musik”)
  4. Revalina S Temat (Kita Vs Korupsi “Aku Padamu”)
  5. Shahnaz Haque (Jakarta Hati – “Darling Fatimah”)

 

Aktris Pemeran Pembantu   :

  1. Adinia Wirasti (Arisan! 2)
  2. Aida Nurmala (Arisan! 2)
  3. Christine Hakim (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
  4. Meriam Bellina (Test Pack)
  5. Wulan Guritno (Dilema)

 

Pemeran Pendatang Baru  :

  1. Annisa Hertami (Soegija)
  2. Billy Sandy (Negeri 5 Menara)
  3. Edward Gunawan (Arisan! 2)
  4. Eka Nusa Pertiwi (Mata Tertutup)
  5. Putri Moruk (Atambua 39 Derajat Celcius)

 

Pemeran Cilik :

  1. Lana Nitibaskara (Ambilkan Bulan)
  2. Maria Resubun (Di Timur Matahari)
  3. M Syihab Imam Muttaqien (Cita-citaku Setinggi Tanah)
  4. Osa Aji Santosa (Tanah Surga, Katanya…)
  5. Risjad Aden (Rumah Di Seribu Ombak)

Skenario :

  1. Tri Sasongko (Mata Tertutup)
  2. Teddy Soeriaatmadja (Lovely Man)
  3. Satriono (Cita-citaku Setinggi Tanah)
  4. Viva Westi dan Emha Ainun Nadjib (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
  5. Daniel Rifki (Tanah Surga, Katanya…)

 

Tata Kamera  :

  1. Matt Flanery (The Raid)
  2. Yunus Pasolang (Hello Goodbye)
  3. Teoh Gay Hian (Soegija)
  4. Gunnar Nimpuno (Atambua 39 Derajat Celcius)
  5. Ipung Rahmat Syaiful (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)

 

Penyuntingan  :

  1. Cesa David Luckmansyah (Negeri 5 Menara)
  2. Gareth Evans (The Raid)
  3. Arifin (Modus Anomali)
  4. Aline Jusria (Republik Twitter)
  5. Robby Barus (Hello Goodbye)

 

Ilustrasi Musik :

  1. Aghi Narottama, Bemby Gusti, Ramondo Gascaro (Arisan! 2)
  2. Aghi Narottama, Bemby Gusti, Ramondo Gascaro (Garuda Di Dadaku 2)
  3. Dwiki Dharmawan (Mata Tertutup)
  4. G Djaduk Ferianto (Soegija)
  5. Andhika Triyadi (Perahu Kertas 1)

 

Tata Artistik  :

  1. Ary Juwono (Arisan! 2)
  2. Timothy D Setianto (The Raid)
  3. Wencislaus (Modus Anomali)
  4. Allan T Sebastian (Soegija)
  5. Fauzi (Perahu Kertas 1)

 

Tata Suara :

  1. Aria Prayogi & Fajar Yuskemal (The Raid)
  2. Khikmawan Santosa (Modus Anomali)
  3. Khikmawan Santosa (Lovely Man)
  4. Satrio Budiono & Trisno (Soegija)
  5. Khikmawan Santosa (The Witness)

Tata Kostum :

  1. Isabelle Patrice (Arisan! 2)
  2. Musa Widyatmodjo (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
  3. Aulia Yogyanti (Postcards From The Zoo)
  4. Ve Verdinand (Lovely Man)
  5. Retno Ratih Damayanti (Soegija)

 

Tata Rias dan Rambut :

  1. Darwyn Tse (Arisan! 2)
  2. Jerry Octavianus (The Raid)
  3. Jerry Octavianus (Dilema)
  4. Cika Landis, Susanti, Tweety (Hi5teria)
  5. Eba Sheba (Lovely Man)

 

Efek Khusus  :

  1. Andi Noviandi (The Raid)
  2. Onetone Post, Boras Animation, Anjai-Reza (Mama Cake)
  3. Andi Noviandi (Modus Anomali)
  4. Gaffer (The Witness)
  5. Eddie Cahyono & Kelik Wicaksono (Ambilkan Bulan)

 

Desain Poster :

  1. Jonathan Oh (Jakarta Hati)
  2. Omar Malkisson (The Raid)
  3. Diela Maharanie (Postcards From The Zoo)
  4. Sarita Ibnoe (Sinema Purnama)
  5. (Langit Ke 7)

 

Lagu Tema :

  1. “Oh Jakarta” –  Cipt. Nia Dinata & Ramondo Gascaro (Arisan! 2)
  2. “Malaikat Juga Tahu” – Cipt. Dewi Lestari (Malaikat Tanpa Sayap)
  3. “Bogor Biru” – SORE (Modus Anomali)
  4. “Perahu Kertas” – Cipt. Dewi Lestari (Perahu Kertas 1)
  5. “Black Glasses” – Cipt. Soon Mung Hyun (Hello Goodbye)

Pekan Film Piala Maya diselenggarakan pada tanggal 6, 7, 11, 12, 13 Desember 2012 mulai dari pukul 12.30 – 18.30, di SAE Institute, FX – Jakarta. Malam puncak, berupa penyerahan penghargaan Piala Maya 2012 akan digelar pada tanggal 15 Desember 2012 pukul 19.00 – 22.00.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s